Rabu, 16 Februari 2011

GLOBALISASI HAM

 GLOBALISASI HAM  
Dari Istilah globalisasi. Jika globalisasi dipahami sebagai mengubah seluruh dunia menjadi satu desa global di mana semua orang semakin saling berhubungan dan semua pagar atau hambatan dikeluarkan, sehingga saksi dunia negara baru yang cepat dan aliran bebas manusia, modal, barang dan ide-ide maka dunia akan menyaksikan belum pernah terjadi sebelumnya penikmatan hak asasi manusia setiap tempat karena globalisasi membawa kesejahteraan bagi seluruh penjuru dunia bersama-sama dengan penyebaran nilai-nilai yang sangat dihargai demokrasi, kebebasan dan keadilan (1). Jika globalisasi dipahami sebagai mengubah seluruh Dunia menjadi desa global di mana Satu * Semua semakin Orang saling berhubungan dan pagar * Semua dikeluarkan atau hambatan, sehingga Saksi Dunia Negara Yang Cepat dan Aliran Bebas Manusia Baru, modal, Barang dan ide-ide Maka Dunia akan menyaksikan Belum Pernah terjadi sebelumnya penikmatan hak asasi Manusia terkait masih berlangsung Tempat KARENA BAGI globalisasi membawa kesejahteraan seluruh penjuru Dunia Bersama-sama Artikel Baru Penyebaran Nilai-Nilai Yang Sangat dihargai Keadilan dan Demokrasi, kebebasan (1).
Di sisi lain, jika globalisasi dipahami sebagai mengubah dunia menjadi pasar global untuk barang dan jasa didominasi dan dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan transnasional raksasa yang kuat dan diatur oleh aturan laba maka semua hak asasi manusia dari orang-orang di dunia, khususnya di selatan akan terancam (2). Di Sisi lain, jika globalisasi dipahami sebagai Dunia untuk mengubah menjadi pasar global Barang dan Jasa dikuasai dan dikemudikan Dibuat raksasa transnasional anak pajak tangguhan Yang KUAT diatur dan aturan Notes * Semua hak Dibuat Maka asasi Manusia Dari Orang-Orang di Dunia, khususnya terancam akan di selatan (2 ).
Literatur tentang globalisasi, secara umum, baik oleh pendukung apa yang disebut dan penentang globalisasi berlimpah. Literatur Tentang globalisasi, Secara Umum, Dibuat Baik pendukung dan penentang berlimpah begitu disebut globalisasi. Namun para kritikus globalisasi memberikan tekanan lebih banyak dampaknya terhadap hak asasi manusia, khususnya rakyat miskin dan negara-negara berkembang. Namun para kritikus lebih awam globalisasi BANYAK penekanan PADA dampaknya terhadap hak asasi Manusia, khususnya rakyat Miskin dan Negara-Negara berkembang. Analisis mereka dan kesimpulan biasanya didukung oleh fakta dan angka yang diambil dari laporan internasional dan statistik untuk membuktikan bahwa hak asasi manusia telah dipengaruhi oleh globalisasi. Analisis mereka dan ceritanya biasanya didukung Dibuat Fakta dan Angka Yang diambil Dari Laporan dan statistik untuk membuktikan bahwa Internasional Hak asasi Manusia telah Dibuat dipengaruhi globalisasi. Mereka biasanya berhubungan satu atau aspek lain dari hak asasi manusia untuk satu atau aspek lain dari globalisasi, seperti yang berkaitan kemiskinan di negara-negara berkembang untuk utang atau pengangguran yang berkaitan privatisasi, atau berkaitan kerusakan kesehatan untuk monopoli paten obat. Mereka biasanya berhubungan atau Satu Aspek lain Dari hak asasi untuk Manusia atau Satu Aspek lain Dari globalisasi, berkaitan Yang Pembongkaran KEMISKINAN DI KABUPATEN KUTAI di Negara-Negara berkembang untuk pengangguran Utang Yang berkaitan atau privatisasi, berkaitan kerusakan atau Kesehatan untuk monopoli paten obat. Atau mereka menyebutkan aspek mengalami kerusakan dalam hak asasi manusia, seperti kemiskinan dan menurunkan standar hidup, meningkatkan diskriminasi ketimpangan, perampasan kepuasan kebutuhan dasar seperti makanan air bersih dan perumahan, buta huruf .. dll dan menjelaskan fakta-fakta oleh globalisasi pada umumnya melalui membuat perbandingan antara negara sebelum globalisasi (biasanya sebelum tahun 1990) dan setelah itu, seperti menyatakan bahwa kemajuan "dalam mengurangi kematian bayi adalah jauh lebih lambat selama periode globalisasi (1990-1998), lebih dari dua dekade sebelumnya. Atau mereka menyebutkan Aspek mengalami kerusakan hak asasi Manusia KESAWAN, Pembongkaran KEMISKINAN DI KABUPATEN KUTAI Hidup dan menurunkan standar, ketimpangan meningkatkan diskriminasi, perampasan kepuasan kebutuhan ditempatkan Pembongkaran food dan udara bersih perkantoran, buta Huruf .. dan menjelaskan dll Fakta-Fakta Dibuat globalisasi PADA umumnya Canada Membuat Perbandingan ANTARA Negara at globalisasi (biasanya at years 1990) dan ITU Penghasilan kena pajak, lambat Pembongkaran menyatakan bahwa kemajuan "KESAWAN mengurangi Kematian Bayi adalah JAUH lebih selama periode globalisasi (1990-1998), lebih Dari doa dekade sebelumnya.
Para pendukung globalisasi tidak menyangkal fakta bahwa di beberapa daerah hak asasi manusia tidak dihormati selama dekade terakhir namun mereka menjelaskan hal ini oleh resistensi dari beberapa negara dan bangsa untuk globalisasi dan mereka mengklaim bahwa globalisasi harus memiliki pemenang dan pecundang. Para pendukung globalisasi regular tidak menyangkal Fakta bahwa di beberapa Daerah hak asasi Manusia regular tidak dihormati selama dekade Terakhir namun mereka menjelaskan hal resistensi Suami Dibuat Dari beberapa Negara dan Bangsa untuk globalisasi dan mereka mengklaim bahwa globalisasi Harus memiliki Pemenang dan Pecundang. Perlawanan kalah terhadap globalisasi tersebut diberikan untuk menyatakan mereka stagnasi dan kekakuan atau budaya tradisional mereka atau bahkan dengan sifat agama mereka yang anti demokrasi dan anti modernisasi (3). Perlawanan terhadap globalisasi Kalah tersebut diberikan untuk menyatakan mereka stagnasi dan kekakuan atau sector mereka atau bahkan tradisional Sifat Artikel Baru Agama Yang mereka anti Demokrasi dan anti modernisasi (3).
Jadi baik pendukung dan pengkritik globalisasi setuju pada fakta bahwa hak asasi manusia dalam beberapa cara atau yang lain terpengaruh oleh globalisasi khususnya di selatan, tetapi mereka berbeda dalam penjelasan mereka fakta ini dan karenanya dalam resep mereka untuk pengobatan. Jadi Baik pendukung dan pengkritik globalisasi setuju PADA Fakta bahwa hak asasi Manusia KESAWAN beberapa cara atau Yang Dibuat lain terpengaruh globalisasi khususnya di selatan, tetapi mereka berbeda KESAWAN mereka penjelasan Fakta Suami dan karenanya KESAWAN resep untuk pengobatan mereka. Sementara pendukung resep penyerapan lebih dari bangsa dan negara dalam sistem global, para kritikus globalisasi resep oposisi dan resistensi dari hegemoni perusahaan-perusahaan transnasional dan ketidakadilan yang melekat dalam proses globalisasi. Saccharin resep lebih penyerapan pendukung Dari Bangsa dan Negara sistem KESAWAN global, para kritikus globalisasi resep Oposisi hegemoni dan resistensi Dari Anak-anak pajak tangguhan dan ketidakadilan transnasional Yang KESAWAN melekat proses globalisasi. Siapa yang benar? Siapa Yang Benar? untuk menjawab pertanyaan ini kita butuhkan, karena saya pikir, untuk menguji asumsi-asumsi dasar yang mendasari dari kedua perjanjian hak asasi manusia dan perjanjian globalisasi, khususnya ekonomi, yang saya yakin bertentangan sejauh hak asasi manusia yang bersangkutan. untuk menjawab Pertanyaan Suami Kita butuhkan, KARENA Saya pikir, untuk menguji asumsi-asumsi ditempatkan Manusia Yang bersangkutan mendasari Dari kedua perjanjian hak asasi Manusia dan perjanjian globalisasi, khususnya Ekonomi, Yang Saya Yakin bertentangan hak asasi sejauh yang.
II-Kontradiksi dasar asumsi asumsi hak asasi manusia dan globalisasi II-Kontradiksi ditempatkan hak asasi Manusia dan globalisasi

Asumsi dasar yang mendasari atas mana semua perjanjian hak asasi manusia PBB didasarkan adalah tanggung jawab pemerintah sementara globalisasi yang mendasari asumsi dasar yang telah dari bantuan pemerintah awal dari segala tanggung jawab mengenai hak asasi manusia. tanggung jawab Asumsi Yang ditempatkan mendasari tetap Permanent mana * Semua perjanjian hak asasi Manusia PBB didasarkan adalah 'pemerintah & e Yang mendasari asumsi globalisasi telah ditempatkan Yang Dari segala bantuan pemerintah akhir Dari tanggung jawab mengenai hak asasi Manusia.
Semua perjanjian hak asasi manusia dibahas, dinegosiasikan dan ditandatangani oleh pemerintah dan semua deklarasi itu ditujukan kepada pemerintah yang bertanggung jawab baik untuk pelaksanaan atau pelanggaran. Pemerintah diminta untuk mengambil apa pun politik, langkah ekonomi, sosial, budaya dan legislatif untuk meningkatkan pelaksanaan hak asasi manusia di negara mereka. * Semua perjanjian hak asasi Manusia dibahas, ditandatangani dan dinegosiasikan Dibuat pemerintah dan deklarasi * Semua pemerintah ditujukan kepada ITU Yang bertanggung jawab Baik untuk pelaksanaan atau pelanggaran. Pemerintah diminta untuk mengambil APA pun Politik, sosial, sector dan Legislatif Langkah-Langkah Ekonomi untuk meningkatkan pelaksanaan hak asasi Manusia di Negara mereka. Semua hak asasi manusia laporan tahunan tentang keadaan hak asasi manusia di negara-negara di dunia diterbitkan oleh PBB, masyarakat hak asasi manusia atau beberapa negara seperti Amerika Serikat dimiliki pemerintah yang bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia. * Semua hak asasi Manusia Laporan Tahunan Tentang keadaan hak asasi Manusia di Negara-Negara di Dunia Dibuat diterbitkan PBB, hak asasi Manusia Masyarakat atau beberapa Negara Pembongkaran dimiliki pemerintah amerika Serikat Yang bertanggung jawab tetap Permanent pelanggaran hak asasi Manusia. pemerintah yang dianggap kebijakan dan pengambil keputusan untuk semua domain ekonomi, politik dan sosial di negara mereka. Yang dianggap kebijakan pemerintah dan pengambil keputusan untuk * Semua, Politik dan domain sosial Ekonomi di Negara mereka.
Sejak Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia pada tahun 1948 banyak negara di dunia, apakah di utara atau selatan berhasil dalam meningkatkan pelaksanaan hak asasi manusia, khususnya dalam domain ekonomi, sosial dan budaya hanya melalui kebijakan subsidi pangan, perumahan dan layanan seperti perawatan kesehatan, transportasi, sanitasi, budaya dan pendidikan. Sejak Deklarasi Universal Tentang Hak Asasi Manusia 1948 years PADA BANYAK Negara di Dunia, apakah di utara atau selatan KESAWAN BERHASIL meningkatkan pelaksanaan hak asasi Manusia, KESAWAN khususnya, dan domain sector sosial Ekonomi Hanya Canada kebijakan subsidi Pangan, perkantoran dan Pembongkaran perawatan similar: pendekatan model Kesehatan, Transportasi , sanitasi, dan Pendidikan sector. Banyak negara, khususnya di wilayah selatan membuat prestasi besar dalam bidang hak untuk bekerja hanya dengan mengambil keputusan untuk melindungi industri lokal dari persaingan dan dengan demikian menciptakan kesempatan kerja bagi populasi mereka. Negara Banyak, khususnya di Wilayah selatan Membuat Prestasi Kepemilikan Modal Besar KESAWAN hak untuk bekerja Hanya Artikel Baru mengambil keputusan untuk melindungi industri lokal dan Artikel Baru Dari persaingan demikian menciptakan kesempatan kerja jangka pendek BAGI populasi mereka.
Pada perjanjian globalisasi bertentangan mewajibkan pemerintah untuk mematuhi mekanisme pasar global dan mengikuti saran (petunjuk) dari lembaga internasional seperti WTO, IMF, dan Bank Dunia. PADA perjanjian bertentangan globalisasi mewajibkan pemerintah untuk mematuhi mekanisme pasar dan mengikuti saran global (petunjuk) Dari Pembongkaran Lembaga Internasional WTO, IMF, dan Bank Dunia.
»»  Baca Lengkap...

GLOBALISASI ECOLABELLING


ABSTRACT
Globalisasi dalam banyak kacamata adalah integrasi ekonomi. Integrasi ekonomi
yang terjadi tidak hanya dalam tarif tapi juga jasa, pekerja, proses produksi. Bisa
saja hampir seluruh produk dari suatu perusahaan semua komponennya di
produksi di berbagai belahan dunia yang berbeda. Selain produk, dan uang yang
mengalir, dampak-dampak negatif pun mengalir

CONTENT
Globalisasi menurut Anthony Giddens adalah intensifikasi hubungan sosial
dunia yang menghubungkan lokalitas yang jauh dengan berbagai cara yang pada
akhirnya local happening dibentuk oleh banyak orang. Lokalitas yang naik
levelnya menjadi tingkat global, itulah intinya. Globalisasi adalah terjadinya
integrasi ekonomi dunia, dimana ekonomi internasional akan berpengaruh
berpesar pada perekonomian nasional, begitu juga sebaliknya dan terutama pada
negara-negara besar. Globalisasi ekonomi pada satu sisi akan membuka peluang
pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif,
sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam
pasar domestik. Secara dalam proses globalisasi, batas-batas antar negara sudah
semakin kabur, sedangkan perkembangan zaman dan teknologi semakin maju.
Sehingga, masa perdagangan dunia pun dimulai.
Ekonomi dunia ini sekarang telah lebih terintegrasi dan terbuka selama the
belle epoque di tahun 1870-1914. Perjuangan menciptakan liberalisasi
perdagangan dunia telah lama diperjuangkan oleh para globalis dan lembaga-
lembaga ekonomi dunia. Perjuangan untuk menemukan suatu momen untuk
memasukkan agenda globalisasi sebagai norma dalam tataran internasional.
Seperti yang disebutkan Garrett, “The International Integration of markets
in gods, services and capital.” Berlakukannya sistem perdagangan dunia yang
bebas dimana hambatan tarif yang telah diberlakukan secara resmi tidak begitu dihiraukan, maka globalisasi perdagangan terwujud ketika terjadinya penurunan
dan penyamarataan tarif, bahkan penghapusan beberapa hambatan nontarif.
Sehingga kegiatan perdagangan dunia terjadi dengan persaingan yang semakin
ketat. Dengan adanya kekuatan pasar dunia, maka posisi perekonomian nasional
suatu negara menjadi lebih diperhitungkan.
Perdagangan bebas juga memungkinkan negara dengan kepemilikan modal
dapat melakukan investasi di negara-negara dengan sumber daya yang memadai.
Sehingga perusahaan-perusahaan internasional melakukan proses produksinya di
berbagai negara, dengan tujuan meminimalisir biaya produksi dengan
infrastruktur yang tetap memadai sedangkan iklim usaha dan politik pun
mendukung. Selain itu, perusahaan-perusahaan multinasional pun memiliki akses
untuk memperoleh pinjaman dari manapun.
Selain tarif dan modal, globalisasi mengena pada ranah produksi, proses
produksi yang terjadi di berbagai belahan dunia, barang-barang hasil produksi
yang telah melintas berbagai negara disebut transborder product. Misalnya,
produk sereal Koko Crunch yang aslinya merupakan produksi Nestle perusahaan
Eropa, kemasannya ada dalam berbagai bahasanya. Hal ini memperlihatkan
bahwa perusahaan dari Eropa, produksi kemasan di negara asal bahasa, terjadi
proses produksi yang dilaksanakan di berbagai macam negara. MNC-MNC dunia
banyak yang menerapkan sistem seperti Koko Crunch, melakukan berbagai
produksi di berbagai negara karena pertimbangan nilai-nilai produksi yang lebih
murah di berbagai negara tersebut. Dengan itu, keuntungan dan modal yang
ditanam MNC ada dimana-mana pula, disebut dengan transborder money. Jika
pada beberapa abad lampau emas adalah merupakan alat pembayaran yang sah
dan diterima di seluruh belahan dunia, sehingga disebut-sebut sebagai uang
suprateritorial, maka sekarang uang tersebut menjelma menjadi sebuah kartu
yang terbuat dari plastik yaitu bank cards. Kartu-kartu bank-bank di dunia
tersebut di anataranya sudah memiliki sistem adaptasi mata uang dari mesin-
mesin ATM di seluruh dunia, sedangkan kartu kredit dari beberapa bank di dunia
juga sudah dapat diterima untuk melakukan pembayaran di gerai-gerai dengan
denominasi mata uang berbeda.

Fair Trade adalah serangkaian gerakan-gerakan, kampanye, dan inisiatif yang
muncul di dekade-dekade terakhir ini yang paling dinamis, sebagai respon dari
efek negatif globalisasi. Aksi-aksi seperti: anti-sweatshop di pabrik-pabrik garmen,
eco-labelling pada kayu, sertifikasi produk makanan, semua hal ini ingin
menciptakan masa depan yang berkesinambungan dan berjiwa sosial. Ada yang
menganggap fair trade adalah sinonim dari free trade, untuk memberikan bobot
moral pada argumen-argumen terhadap pembinasaan kondisi-kondisi lingkungan.
Sesuai dengan pernyataan bersama dari gerakan fair trade, tujuan mereka salah
satunya adalah meningkatkan mata pencaharian dan kesejahteraan produsen
dengan meningkatkan akses pasar, memperkuat organisasi produser,
membayang dengan harga lebih baik, dan menyediakan keberlanjutan hubungan
dagang. Dan tujuan-tujuan lain yang sejalur seperti tujuan pertama. Massa
memprotes melawan konsekuensi negatif globalisasi telah berakselerasi
pencarian untuk pendekatan baru terhadap globalisasi. Tetapi Fair Trade
membawa dilema yang lebih kompleks, karena gerakan Fair Trade sendiri memliki
tantangan-tantangannya:
1. Meningkatnya pengejaran pasar volume besar dan kerjasama bisnis
melibatkan pedagang-pedangan skala besar, distributor-distributor,
supermarket-supermarket, dan retailer-retalier lain.
2.Integrasi perkebunan skala besar atau perkebunan ke dalam produksi
perdagangan bersertifikat adil
3. Perubahan naluri dasar gerakan Fair Trade itu sendiri
4. Pergeseran dasar konsumen dari gerakan fair trade

MARXIST TERHADAP GLOBALISASI
Pada artikel Peter Marber dengan judul “Seeing The Elephant”, digambarkan
jelas bagaimana tahapan negara-negara menjadi semakin maju dalam proses
produksinya. Amerika yang memproduksi barang-barang sandang, seperti
pakaian, mengimpor produk pertanian dari Meksiko karena kemurahannya,
seiring kemajuan, Meksiko naik level menjadi produsen celana jeans danMeksiko mengimpor produk pertanian dari Guatemala. Disini terlihat jelas apa
yang terjadi pada globalissasi, dengan konstannya kompetisi ekonomi dan
dagang, dengan modal dan produk yang bergerak bebas, pada akhirnya akan
mempertahankan lingkaran borjuis dan proletar. Dimana yang terbiasa
menjadi “bawahan” akan tetap jadi “bawahan” dan bahkan ketika “bawahan”
naik pangkat, jadi “atasan” dia akan dengan sendirinya menciptakan
“bawahan baru”, seperti dilihat pada kasus Meksiko. Amerika Serikat tetap jadi
core, Meksiko yang pada dasarnya periphey, kemudian naik jadi semi-
periphery dan membuat Guatemala menjadi negara periphery. Lingkaran ini
terus berlangsung, walaupn Globalisasi telah merangsang uang dunia menjadi
jauh lebih banyak dengan perdagangan, akan selalu terjadi perbedaan kelas.

»»  Baca Lengkap...

"GLOBALISASI DEMOKRASI"


"GLOBALISASI DEMOKRASI"
"Globalization Of Democrazy"

Jalan pemikiran Arsalan sebagai seorang Profesor dalam Ilmu Politik dari Tehran Tarbiat Moalem University memaparkan jalan pemikirannya mengenai Globalisasi demokrasi yang menjadi demensi penting sebagai “kebutuhan umum” atau paham umum dalam globalisasi demokrasi yang dibutuhkan sebuah system politik untuk menerapkan hak asasi manusia.

Aliaran Globalisasi menyebabkan adegan perubahan pemikiran dalam politik, teknologi, budaya, dan urusan sosial yang diputuskan oleh pasar dunia di akhir abad 20.
Ditentukan dikendalikan instrument baru dalam komunikasi dan teknologi baru.

Keadaan ini membuat manusia seakan keluar dari lingkungan, industri, hasil temuan ilmiahnya, sehingga mendorong kecenderungan masyarakat untuk meningkatkan kerjasama dan mengembangkan kebebasan.

Perubahan ini terjadi sangat srimultan dalam semua konsep atau ideology antara lain; kekuasaan, wewenang, dari rasa kebangsaan, keamanan, militer, damai dan perang semuanya memberikan tempat bagi konsep-konsep ini guna menginginkan kesejahteraan, lingkuangan hidup, hak asasi manusia, perdagangan, peran masyarakat sipil dunia, ekonomi, budaya dan pembangunan demokrasi.

Keadaan ideal yang digambarkan Arsalan Ghorbani di atas merupakan tujuan utama dari globalisasi demokrasi, globalisasi demokrasi menyebabkan hadirnya kebijakan luar negeri dari tiap negara keadaan ini menyebabkan lemahnya kekuasaan untuk melihat kekuasaan lain yang hadir sebagai pemain internasional yang berdampak terhadap struktur dan arus hubungan Internasional.

Globalisasi di manfaatkan oleh pemain tertentu untuk melakukan percobaan untuk mengakhiri sistem lama dari distribusi kekuasaan di dunia. Menyebabkan banyaknya permintaan untuk kemajuan serta kebergantungan dan hubungan bilateral antar negara serta pembagian kekayaan dan kekuasaan secara adil.

Perubahan baru dari hubungan antar bangsa memberikan gambaran bahwa kekuasaan mulai berkurang dari bangsa tersebut dan menggambarkan akan kebergantungan terhadap orang lain semakin meningkat dalam sistem Internasioanal. Keadaan ini sepertinya menjelaskan bahwa kemajuan dan kemunduran sebuah bangsa sangat ditentukan oleh bangsa lain sehingga perlu membuka diri untuk membangun hubungan dan aktifitas dengan bangsa lain.

Membangun hubungan dengan negara lain melalui hubungan bilateral atau multi lateral harus di lakukan dalam bentuk kerjasama ekonomi dalam batas geografis tertentu, seperti yang dilakukan Indonesia saat ini bergabung dalam ACFTA, ASEAN, OPEC dan APEC, sedangkan di belahan Eropa menggabungkan diri dalam Uni Eropa dengan satu mata uang yakni EURO, atau ketika negara lain melakukan kunjungan atau perjalanan ke luar negeri khususnya ke negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa tidak perlu lagi mengurus visa di setiap negara anggota cukup sekali saja.

Dalam aspek ekonomi proses globalisasi sangat ditentukan oleh besarnya modal, faktor produksi serta bentuk pekerjaan yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan informasi yang tidak sama.

Keadaan ini menyebabkan kesenjangan serta membutuhkan intervensi dari negara lain hal inilah yang menjadi kritik dan analisa dari Arsalan Ghorbani, karena kondisi inilah menjadi arena keberuntungan bagi MNC (Multi National Coorporation) atau TNC (Trade National Coorporation) melakukan investasi di mana-mana seperti Exxon Mobil, General Motor, Nike, Reebok, Adidas dan Louis Vuiton, Piere Cardien, Mc Donald, Carrefour, Lote Mart, Black Berry dan berbagai merek terkenal yang merepresentasikan perusahaan asing yang mendominasi dunia, sehingga membentuk sebuah persepsi bahwa yang dikategorikan sejahtera adalah mereka yang mengkonsumsi dan mengenakan merek-merek tersebut.

Keadaan ini menyebabkan sebuah putaran global yang menyebabkan perubahan di akhir decade 20-an dan gambaran keadaan dari proses globalisasi itu sendiri. Gambaran umum globalisasi ini merupakan berbagai fenomena dari dominasi interaksi dan aktifitas dalam aspek kehidupan global dalam bidang ekonomi, sosial, politik, teknologi, militer, lingkungan, dan budaya.

Arsalan mengungkapkan suka atau tidak suka faktor utama dari globalisasi adalah sesuatu yang tidak dapat di bantah tetapi disukai oleh semua bangsa yakni demokrasi, dan aspek lain dari globalisasi yakni mendunianya demokrasi sebagai sebuah wajah yang menantang.

Kondisi ini membuat kita bertanya apakah kita menolak globalisasi demokrasi atau menerimanya dengan berbagai catatan ? Arsalan Ghorbani menawarkan dua argument utama terhadap globalisasi demokrasi. pertama ; dimana karakteristik perubahan kepemimpinan terhadap globalisasi demokrasi budaya yang sangat prinsip dari globalisasi demokrasi, demokrasi liberal barat sebagai budya yang lebih dominan, sementara harus berhadapan dengan nilai budaya di negara-negara non-barat atau negara-negara dunia ketiga.

Demokrasi Liberal Barat (Negara Maju) Vs Budaya Non-Barat (Negara Dunia Ketiga)

Demokrasi Liberal Barat yang berkembang pesat di Eropa, dan telah mengalami fase globalisasi serta mengalami peradaban yang cukup maju pasca perang dunia ke II, dan ideologi kebebasan dalam menjalankan hidup dan melakukan aktivitas ekonominya indivudu sangat di berikan keleluasan yang cukup untuk menjalankan usahanya, pemerintah hanya berperan sebagai ”penjaga malam” peran negara dibutuhkan untuk memberikan rasa aman bagi para individu.

Namun dalam perjalanan waktu gagasan itu berubah menjadi pemerintah perlu bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya dan karenanya harus aktif mengatur kehidupan ekonomi dan sosial. untuk mewujudkan hal tersebut maka di butuhkan konsep untuk terwujudkannya kesejahteraan yakni the rule of law. Syarat-syarat dasar untuk terselengaranya pemerintah yang demokratis di bawah Rule of Law ialah (Miriam Budiardjo – Gramedia - 2008):

1.Perlindungan konstitusional, dalam arti bahwa konstitusi, selain menjamin hak-hak individu, harus menentukan pula cara procedural untuk memperoleh perlindungan atas hak-hak yang dijamin.
2.Badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak (independent and impartial tribunals)
3.Kebebasan untuk berserikat atau berorganisasi dan beroposisi.
4.Pendidikan Kewarganegaraan (civil education)

Hal- hal diatas menjadi ukuran dalam pelaksanaan demokrasi di Eropa hal ini juga seperti-nya harus menjadi bagian dari globalisasi demokrasi yang akan dan harus menjadi bagian dari kehidupan negara lain seperti apa yang di katakan Anthony Gidens bahwa; Globalisasi meninggalkan negara-bangsa dalam arti bahwa kekuatan-kekuatan yang dulu dimiliki oleh negara, termasuk yang mendasari manejemen ekonomi keynesian telah di perlemah, tetapi globalisasi juga ”menekan ke bawah” ia menciptakan tuntutan-tuntutan dan kesempatan –kesempatan baru untuk meregenerasi identitas lokal (The Third Way – Gramedia – 2000).

Isu ini menyebabkan perbedaan yang sangat prinsipil dari keadaan negara-negara ketiga atau negara-negara non-barat seperti di Timur Tengah, Asia, Afrika serta Amerika Latin, Budaya dari belahan wilayah dari negara-negara non-barat memiliki nilai identitas yang kuat dan merupakan bagaian dari harga diri dan martabat dirinya, sebagaimana identitas di Timur Tengah yang dipengaruhi oleh budaya Arab dan Islam yang kental, dimana Ulama memiliki kekuatan kekuasaan yang cukup kental ingind i gantikan secara langsung hal ini akan menimbulkan konflik, keberadaan ini yang membenarkan globalisasi demokrasi mengalami hambatan seperti tesisnya Samuel Huntington mengenai ”benturan peradaban antara Barat dan Islam”.

Karena di lain pihak identitas dari negar-negara non barat akan melakukan proteksi terhadap nilai-nilai budayanya sehingga menurut Arsalan dibutuhkan proses integrasi dari pemikiran globalisasi demokrasi yang utama untuk dikonsolidasikan dengan ideentitas lokal sehingga mendapatkan parameter bagi budaya untuk sebuah perbedaan atau pengecualian dari globalisasi demokrasi sebagai sebuah konsekuensi. Dan hal inipula yang terjadi di beberapa negara eropa yang menginginkan perlakuan khusus yang otonom dari sebuah entitas nasional seperti Quebec melepaskan diri dari Canada.

Globalisasi Demokrasi dan Hak Azasi Manusia

Isu kedua yang menjadi bahan kajian dari Arsalan Ghorbani adalah globalisasi demkorasi dan hak sasi manusia. Keberadaan konsep ini merupakan hak asasi manusia yang menekankan kebergantungan citra antara manusia, hal in merupakan arti dari partisipasi dari seluruh keberadaan manusia. Hal inilah yang mendorong didirikannya PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) sebagi prinsip yang fundamental dari demokrasi.

Menjadi permasalahan adalah dalam menjalankan kepedulian social dari semangat yang prinsip dari demokrasi di bentuknya lembaga-lembaga social antar bangsa untuk melakukan pengentasan kemiskinan, kelaparan dan menyelesaikan pertikaian antar sesama manusia di berbagai belahan dunia sehingga adanya lembaga seperti WHO, UNICEF, UNDP dan lembaga donor lainya yang melakukan tugas kemanusiaan.

Sejatinya keberadaan lembaga-lembaga ini tidak terlepas dari sikap caritas atau filantropi dari berbagai perusahaan MNC atau TNC yang cukup besar penghasilannya dan menyisihkan CSR (Coorperate Social Responsibility) untuk lembaga-lembaga bentukan ini. Pemberian bantuan terkadang tidak selamnya tulus untuk kemanusiaan tetapi memberi dengan berbagai kepentingan yakni lembaga-lembaga donor harus menjamin agar perusahaan-perusahaan multinasional tersebut dapat melakukan investasi di negara mana saja yang mereka ingin untuk melebarkan usahanya.

Kondisi ini seperti yang Indonesia alami saat ini dana PNPM merupakan bantuan World Bank untuk mengentaskan keinginan dan mewujudkan tujuan pembangunan dunia MDG’s (Milenium Development Goal’s) namun seturut dengan bantuan tersebut keinginan perusahaan pendonor yang berasal dari negara maju menuntut agar investasinya di Indonesia tetap di jamin sebagaimana keberadaan Freeport dan Exxon Mobil yang tetap dilindungi walaupun menguras alam dan masyarakat di sekitar tempat pertambangan tetap miskin dan kelaparan, dengan demikian globalisasi demoikrasi dan HAM (Hak Azasi Manusia) telah di bajak oleh kapitalis dan di jadikan sebagai topeng untuk meraup keuntungan.
»»  Baca Lengkap...

sekilas tentang dreamweaver


Dreamweamer merupakan tool pembuat homepage yang menggabungkan antara GUI (Graphical User Interface) dan text based. Dreamweamer (mulai versi 4) boleh dibilang merupakan editor HTML pertama dengan fitur - fitur yang sangat lengkap.
 
Beberapa fungsi-fungsi penting pada Dreamweaver antara lain:
  1. Layout View.
  2. Team collaboration.
  3. Peningkatan kemampuan multimedia.
 
Element-Element Window Pada Dreamweaver:
·     Document Window: menampilkan dokumen atau halaman web yang sedang kita buat.
Insert Bar: terdiri dari beberapa macam icon untuk memasukkan berbagai macam objek web seperti gambar, layer, dan tabel.
·     Property Inspector: menampilkan property dari objek yang kita pilih didalam dokument.
·     Site Panel: menampilkan semua file dan folder yang merupakan bagian dari website.

  Dreamweaver dapat menampilkan dokumen dalam tiga cara, yaitu:
  1. Design View: menampilkan dan mengedit dokumen secara visual.
  2. Code View:Fasilitas ini memungkinkan kita untuk  bisa    mengedit    langsung
     halaman web kita dengan menuliskan kode HTML.
  3. Code and Design View: kita bisa  melihat  Code  View dan  Design View  secara
     bersamaan dalam satu tampilan window.


  Membuat SITE
  ------------
·     Hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah membuat SITE.Klik menu Site --> New Site
·     Anda akan diberi  pilihan apakah anda akan  menggunakan server technology (ASP, JSP, PHP, dll) atau tidak.
·     Kotak dialog berikutnya, anda  akan diminta untuk menentukan di directory mana situs anda akan disimpan.
·     Next, anda diminta memasukkan informasi tentang bagaimana cara andaterkoneksi ke server.


  Bekerja dengan FILE
  -------------------
 
Suatu website bisa terdiri dari satu atau lebih halaman web.Untuk membuat file pada Dreamweaver:
·     Klik kanan pada folder site kita (misal: websiteku) kemudian pilih [New File].
·     Beri nama file yang kita buat.
·     Untuk mengaktifkan suatu file, dobel klik pada nama file pada [Site Panel].
·     Untuk mengganti title website kita, kita bisa mengisikan pada edit box title yang berada dideretan icon pada toolbar di bagian atas Dreamweaver.
·     Memasukkan teks: setelah dokumen kita buka, tempatkan kursor pada Document Window dan kita bisa langsung mengetikkan teks ke dalam dokumen tersebut.
·     Memformat teks: pilih (blok) teks yang akan diformat, kemudian ubah properti pada Property Inspector. Beberapa properti dari teks yang bisa diatur antara lain: format teks,ukuran huruf,bentuk huruf,warna, ketebalan, alignment, bullet dan numbering, dan lain-lain.
·     Kita bisa memasukkan objek-objek kedalam halaman situs kita. Objek-objek yang bisa kita masukkan antara lain: gambar, tabel, frame,form, flash, dan lain - lain. Ada beberapa cara memasukkan objek pada dreamweaver yaitu:
      1. Pada Insert Bar, pilih objek yang ingin kita masukkan. Kemudian  ikutilah
         instruksi yang ada.
      2. Pilih menu Insert kemudian pilih objek yang ingin  anda  masukkan.  Perlu
         anda ketahui bahwa pada Dreamweaver, teks juga dianggap sebagai objek.
   
·     Untuk mengubah format dari suatu objek:
1. Pilih objek yang akan diformat.
2. Pada  Property  Inspector,  atur property   yang  ada  sesuai dengan yang
    diinginkan.
 
·     Page Properties
Secara default, halaman web kita mempunyai title Untitle Document dan tidak mempunyai background. Untuk mengeditnya, bisa dilakukan dengan mengakses Page Properties --> klik menu Modify, kemudian pilih Page Properties. Atau bisa juga dengan cara meletakkan kursor mouse pada dokumen, kemudian klik kanan dan pilih Page Properties. Beberapa property yang bisa diedit: warna latar belakang dokumen, warna teks, gambar pada latar belakang, level transparan dari gambar, dan lain-lain.
 
·     Membuat Tabel
    1. Klik menu Insert --> Table
    2. Pilih icon Insert Table pada panel Insert Bar --> Tables.
 
·     11. Membuat Link
    1. Pilih  teks, gambar, atau objek  yang  ingin  kita jadikan sebagai
       link.
    2. Pilih menu Modify --> Make Link. Akan muncul kotak dialog  Select
       File.
    3. Ketikkan   alamat URL  dari tujuan link kita kedalam teks box URL
       atau dengan memilih file menggunakan kotak browser yang ada.
       Setelah selesai klik OK.
    Catatan:   Bila file yang kita pilih berada di luar dari folder root
    website   kita   maka akan muncul dialog yang menanyakan apakah kita
    akan mengcopy file tersebut kedalam folder root dari website kita.










»»  Baca Lengkap...